Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Direct and Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya

Sumber : freepik.com/gohsantosa2


A. Daftar kosakata yang berkaitan dengan rangkuman materi direct and indirect speech dibawah ini:

• Speech disini diartikan kalimat atau ujaran bukan pidato.

• Direct adalah langsung

• Awalan atau prefix In- memberikan makna tidak

• Jadi indirect artinya tidak langsung

• Direct speech adalah kalimat langsung

• Indirect speech adalah kalimat tidak langsung yang disebut juga reported speech

• Reporting verb adalah kata pengantar

• Present form atau verb one (verb 1) adalah bentuk kata kerja yang digunakan dalam simple present tense

• Past form atau verb two (verb 2) adalah bentuk kata kerja yang digunakan dalam simple past tense

• Past participle atau disebut juga dengan verb three (verb 3)

• That yang muncul setelah kata says atau said diartikan ‘bahwa’ bukan ‘itu’

• Perubahan kata kerja (Regular verb dan Irregular verb)

• Pronoun atau kata ganti

• Personal pronoun atau kata ganti orang misal Dini kata gantinya adalah she (jika sebagai subjek), her (jika sebagai objek)

• Possessive  pronoun atau kata ganti kepunyaan, misal Dini’s book menjadi her book dan lain sebagainya. Untuk memahami direct and indirect speech akan lebih mudah jika hafal perubahan kata ganti dalam bahasa inggris dulu


B. Pengertian direct speech dan indirect speech

Direct speech adalah kalimat langsung, yakni kalimat yang sama persis seperti diucapkan oleh sumber atau pembicara. Dalam bahasa tulis biasanya ditunjukkan dengan diapit tanda kutip.

Lihat contoh kalimat ini :

1) Nina said, “I am so excited.”

Nina said, adalah reporting verb/ kata pengantar.

“I am so excited” adalah direct speech.

2) “I like it”, he said.

“I like it” : direct speech

He said : reporting verb/ kata pengantar.

Keterangan :

Pada kedua contoh kalimat diatas, reporting verb atau menggunakan past form atau simple past tense ditandai dengan penggunaan bentuk kata kerja kedua / past form/ verb 2  dari  'say' yakni 'said'.

Indirect speech adalah kalimat tak langsung. Yaitu kalimat yang tidak sama persis seperti apa yang diucapkan oleh sumber atau pembicara akan tetapi pesan atau maknanya sama. Gampangnya adalah beda kalimat tapi intinya sama. Sinonim dari indirect speech adalah reported speech. 

Lihat contoh kalimat ini :

1) Nina said, “I am so excited.” = Direct speech

Nina said that She was so excited. = Indirect speech

Reporting verb meggunakan simple past tense (kata kerja said)

2) Nina says, “I am so excited.” = Direct speech

Nina says that she is so excited = Indirect speech

Reporting verb menggunakan simple present tense (kata kerja says)


C. Bentuk-bentuk indirect speech

Berdasarkan reporting verbnya, indirect speech dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :

1. Indirect speech yang reporting verbnya menggunakan simple present (penggunaan verb 1 pada reporting verbnya)

Contoh 1: 

Direct speech : Dino says, “I am sure I can do this.”

Indirect speech : Dino says that he is sure he can do that.

Contoh 2:

Direct speech : Dino and Dini say, “We are sure we can do this.”

Indirect speech : Dino and Dini say that they are sure they can do that.

Jika kalimat reporting verb pada direct speechnya menggunakan simple present maka pada indirect speech tense tidak berubah, yang berubah adalah kata ganti orang, 'to be' dan bentuk kata kerjanya tinggal menyesuaikan subjeknya tunggal atau jamak. 


2. Indirect speech yang reporting verbnya pakai simple past (penggunaan verb 2 pada reporting verbnya)

Contoh 1: 

Direct speech : Dino said, “I am sure I can do this.”

Indirect speech :Dino said that he was sure he could do that.

Contoh 2:

Direct speech :Dino and Dini said, “We are sure we can do this.”

Indirect speech :Dino and Dini said that they were sure they could do that.

Jika kalimat reporting verb pada direct speechnya menggunakan simple past maka pada indirect speechnya terdapat perubahan tenses, kata ganti orang/personal pronoun,kata ganti kepunyaan/possessive pronoun keterangan waktu/adverb of time atau keterangan tempat/adverb of place. Dalam bentuk past form , selain ‘said’ biasanya juga digunakan asked, ordered, warned dan sebagainya.


D. Perubahan tenses dan adverbs

D1. Perubahan tenses 

Contoh cara membaca tabel perubahan tenses direct to indirect speech dibawah:

Nomor 1 : kalimat langsung/direct speech adalah kalimat nominal simple present tense yang menggunakan is/am/are maka berubah menjadi kalimat nominal simple past tense yakni menggunakan was/were

Nomor 2 : kalimat langsung/ direct speech adalah kalimat verbal simple present tense maka pada kalimat tidak langsung atau indirect speechnya menjadi verbal simple past tense 

Dan seterusnya...

D2. Tabel Perubahan Kata Keterangan/ Adverb


E. Perubahan direct speech menjadi indirect speech berdasarkan bentuk kalimat asal

1) Indirect speechnya berbentuk statement atau declarative sentence (kalimat pernyataan)

2) Indirect speechnya  berasal dari interrogative sentence (kalimat tanya)

3) Indirect speechnya merupakan imperative sentence (kalimat perintah)

4) Indirect speechnya berasal dari exclamatory sentence (Kalimat seru)


F. Penjelasan E.1-2-3-4 diatas

1) Indirect speechnya berasal dari kalimat langsung statement atau declarative sentence (kalimat pernyataan)

Reporting verb yang digunakan biasanya say/said, tell/told, inform/informed, explain/explained. 

a. Kalau reporting verb pada direct speechnya berupa past tense maka kata kerja atau verb dalam indirect speechnya harus diubah kedalam salah satu dari empat bentuk past tense entah itu simple past tense, past continuous tense, past perfect tense atau past perfect continuous tense. Contohnya sudah dituliskan diatas.

b. Kalau reporting verb pada direct speechnya menggunakan simple present atau future simple maka kata kerja atau verbnya tidak perlu diubah . Contoh sudah ada diatas.

c. Kalau penutur mengulang kembali apa yang telah diucapkan orang lain maka kata ganti kata benda (pronoun) dalam indirect speechnya harus diubah Contohnya sudah ada diatas.

Ini contoh perubahan direct speech into indirect speech lagi

Direct speech : Feri said, “ I will visit my uncle next week.”

Indirect speech : Feri said that he would visit  his uncle the following month.

I berubah jadi he, karena subjeknya adalah Feri.

Kata ganti 'my' berubah jadi 'his' sebagai kata ganti kepunyaan untuk Feri.

Next week berubah menjadi the following week.

d.Bila penutur mengulang perkataan atau kalimat sendiri untuk menceritakan kedaanya maka kata ganti orangnya tidak perlu diubah. Contoh kalimatnya..

Direct speech : I said, “I will do it.”

Indirect speech : I said that I would do that.”


2) Indirect speechnya  berasal dari interrogative sentence (kalimat tanya)

A. Jika interrogative sentence atau kalimat tanya memakai kata tanya seperti what, who, where, when, why dll.

- Reporting verb yang berupa kata say atau tell diubah menjadi ask atau inquire.

- Mengulang kata tanya jika pertanyaannya dimulai dengan kata tanya

- Mengubah tense yang digunakan pada direct speech

Contoh perubahan kalimat direct speech menjadi indirect speech:

Direct speech : She said to me, "Where are you going?"

Indirect speech : She asked me where I was going.


B. Jika interrogative sentence atau kalimat tanya nya merupakan yes/no questions ( kalimat tanya yang diawali dengan to be, kata bantu seperti do,does, did, will dsb.)

maka untuk menghubungkan reporting verb dengan indirect speechnya digunakan kata if atau whether.

Contoh perubahan direct speech menjadi indirect speech:

Direct speech : She asked, "Nina, will you help us?"

Indirect speech : She asked  Nina whether she would help them.


3) Indirect speechnya merupakan imperative sentence (kalimat perintah)

Jika indirect speech adalah kalimat perintah maka reporting verb 'say' atau 'tell' diubah menjadi kata kerja tertentu yang mengindikasikan:

a) Command (perintah) contohnya ordered, commanded dan lain-lain yang memiliki arti menyuruh atau memerintahkan.

Direct speech: She said to her assistant, "Open the door!"

Indirect speech: She ordered her assistant to open the door.

b) Prohibition (larangan) misalnya forbade yang artinya melarang.

Direct speech: She said to her servant, "Don't open the door!"

Indirect speech: She forbade her servant not to open the door.

c) Entreaty (permohonan yang sangat mendesak) misalnya begged yang memiliki arti memohon atau meminta dengan sangat.

Direct speech: She said to her manager, "Pardon me, Madam."

Indirect speech: She beegged her manager to pardon her.

d) Precept (petunjuk, bimbingan,didikan) contohnya advised /menasehati.

Direct speech: She said to her daughter, "Get up early."

Indirect speech: She advised her daughter to get up early.

e) Request (permohonan) sebagai contoh asked yang berarti meminta atau memohon.

Direct speech: He said to her friend, "Please lend me your book.

Indirect speech:He requested her friend to be kind enough to lend her his book.


4) Indirect speechnya berasal dari exclamatory sentence (Kalimat seru)

Jika indirect speech berupa : 

a. Exclamatory sentence (kalimat seru) 

b. Optative sentence (kalimat optatif yaitu kalimat yang menyatakan wish seperti harapan, pujian dan lain-lain) 

Maka reporting speech diubah menjadi kata kerja tertentu misalnya exclaim, cry out, pray dan sebagainya yang sesuai. Contoh:

a. Contoh direct speech berupa exclamatory sentence: She said, "Hurrah! My uncle has come." Indirect speechnya : She exclaimed with joy that her uncle has come.

b. Contoh direct speech berupa optative senetence: She said, "God bless you my dear daughter. Indirect speechnya: She prayed that God would bless her dear daughter.

Demikian ringkasan materi direct and indirect speech, jenis-jenisnyadan conto kalimat direct speech atau indirect speech serta cara mengubah direct speech menjadi indirect speech.


 

Posting Komentar untuk " Pengertian Direct and Indirect Speech dan Contoh Kalimatnya "