Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Materi Bahasa Inggris SMP Kelas 8 Recount Text

 

Kalian sudah mendapatkan pembelajaran dasar di kelas 7 dan harus melanjutkan materi di tingkat berikutnya. 

Kalian akan mempelajari materi Bahasa Inggris tentang recount text

Materi yang satu ini sangat penting dan anda harus bisa memahaminya. 

Jika dalam Bahasa Indonesia, kemungkinan kalian mengetahui secara jelas terkait penerapan recount text

Namun dalam Bahasa Inggris anda juga harus bisa memahaminya dengan baik.

 

Recount Text

Recount text merupakan salah satu materi Bahasa Inggris yang berisikan tentang suatu tindakan, cerita, atau kegiatan. 

Biasanya recount text itu sendiri menceritakan tentang pengalaman seseorang. 

Setiap orang pastinya memiliki pengalaman apabila pernah melakukan suatu hal. 

Pengalaman tersebut biasanya akan diceritakan oleh orang lain bilamana sudah berhasil melakukannya.

Recount text memiliki tujuan tersendiri yaitu untuk menghibur pembacanya, sehingga tidak terdapat konflik dari teks yang satu ini. 

Bukan itu saja, teks ini juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembacanya.

 Recount text memiliki fungsi yang sangat penting dalam penggunaan Bahasa Inggris yang digunakannya.

 

Ciri-Ciri Recount Text

Adapun beberapa karakteristik dari recount text yang dapat kalian ketahui diantaranya sebagai berikut:


-          Menggunakan kalimat past tense, beberapa diantaranya seperti went, departed, would, woke up, dan masih banyak yang lainnya.


-          Menggunakan adverb dan adverbial phrase. 

     Penggunaannya tersebut ditujukan untuk mengungkapkan waktu, tempat dan cara dalam menjalankan fungsi dari recount text itu sendiri. 

       Seperti halnya last September, Pari Island, on then second day, dan lain sebagainya.


-          Menggunakan conjunction dan time connectors

     Penggunaan conjuction ini berfungsi untuk mengurutkan peristiwa ataupun kejadian seperti halnya and, before, then, after that, dan masih banyak yang lainnya.

Karakteristik dari recount text tersebut sangat penting untuk kalian pahami dengan baik. 

Dengan begitu, kalian akan mudah untuk menerapkannya secara efektif mengenai materi recount text.


Structure of Recount Text

Ada beberapa struktur yang dapat kalian pahami mengenai recount text, beberapa diantaranya sebagai berikut!


-          Orientation

Orientation merupakan generic structure of recount text yang berfungsi untuk menceritakan tentang latar belakang informasi tentang siapa, dimana dan kapan kejadian atau peristiwa itu terjadi.

 

-          Events

Events merupakan struktur recount text yang berfungsi untuk menceritakan serangkaian peristiwa terjadi sesuai dengan urutan kronologinynya. 

Urutan dari koronologi tersebut biasanya dijelaskan secara runtut.

 

-          Reorientation

Reorientation merupakan suatu penutup atau kesimpulan cerita yang digunakan untuk menutup suatu cerita, kalian bisa memberikan opini sendiri mengenai cerita tersebut.

Struktur dari recount text tersebut harus anda pahami supaya bisa membuat teks dengan baik dan benar. Kalian tidak hanya mengetahui struktur dan ciri-ciri dari recount text saja. 

Apabila kalian sudah memahami akan hal itu, maka kalian bisa membuat recount text

Yang terpenting kalian memahami maknanya dan bisa menerapkannya satu per satu.

 

Contoh Recount Text

Bagi anda yang ingin membuat recoun text, pastinya anda harus melihat terlebih dahulu mengenai contoh dari recount text. 

Dengan melihat contoh akan dijadikan sebagai bahan referensi untuk membuatnya lebih baik dan benar. 

Berikut ini adalah contoh dari recount text yang dapat anda ketahui:

 

My First Time in Yogyakarta

My family and I went to my grandmother’s house in Yogyakarta last month. It was my first trip to this city. We went there two days after my sister’s gradution ceremony in Semarang.

We arrived at Yogyakarta at night. We spent a week staying in my grandmother’s house which is 5 minutes away by foot to Malioboro street.

In the first morning, we were still too tired after a long trip from Semarang to Yogyakarta. So we decided to stay at home to recharge our energy. I walk around the neighborhood with my sister just to experience how it is like to be in Yogyakarta.

There were too many house, I think, which made the space between a house and the other was so small, even the road was also small that only bicycle and motorcycle can go through.

On the second day, all of us went to Malioboro street. We saw so many merchant with various of product which they claim to be a traditional product of Yogyakarta.

I bought some wooden figurine and T-shirt with the word “Yogyakarta” printed on it, while my sister bought some leather handbag. My mom and dad were busy choosing some merchandise to be brought home when we go back.

On the third day, we went to Taman Sari and Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat to see some historical building in Yogyakarta. We took a lot of picture there.

We also took some picture of the building so we can check it again at home. We found some place providing Yogya traditional food around the building and we jumped in right away.

 

Terjemahan:

Pertama Kali Saya di Yogyakarta

Saya dan keluarga pergi ke rumah nenek saya di Yogyakarta bulan lalu. Itu adalah perjalanan pertama saya ke kota ini. Kami pergi ke sana dua hari setelah upacara wisuda kakak perempuan saya di Semarang.

Kami tiba di Yogyakarta pada malam hari. Seminggu kami menginap di rumah nenek saya yang jaraknya 5 menit jalan kaki ke jalan Malioboro.

Pagi pertama, kami masih terlalu capek setelah menempuh perjalanan jauh dari Semarang ke Yogyakarta. Jadi kami memutuskan untuk tinggal di rumah untuk mengisi ulang energi kami. Saya berjalan-jalan di lingkungan sekitar dengan saudara perempuan saya hanya untuk merasakan bagaimana rasanya berada di Yogyakarta.

Terlalu banyak rumah, menurut saya, yang membuat jarak antara satu rumah dengan yang lain sangat sempit, bahkan jalannya juga kecil sehingga hanya sepeda dan motor yang bisa lewat.

Di hari kedua, kami semua pergi ke jalan Malioboro. Kami melihat banyak sekali pedagang dengan berbagai produk yang mereka klaim sebagai produk tradisional Yogyakarta.

Saya membeli patung kayu dan kaos dengan tulisan “Yogyakarta” di atasnya, sementara adik saya membeli tas kulit. Ayah dan ibuku sibuk memilih beberapa barang dagangan untuk dibawa pulang saat kami pulang.

Di hari ketiga, kami pergi ke Taman Sari dan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat untuk melihat beberapa bangunan bersejarah di Yogyakarta. Kami banyak berfoto di sana.

Kami juga mengambil beberapa gambar bangunan tersebut agar dapat kami periksa kembali di rumah. Kami menemukan beberapa tempat yang menyediakan makanan tradisional Yogya di sekitar gedung dan kami langsung terjun.

Demikian beberapa informasi yang dapat kami sampaikan mengenai rangkuman materi Bahasa Inggris Kurikulum 2013 kelas 8 tentang recount text, semoga bermanfaat, terima kasih.

Berlangganan via Email