Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rangkuman Materi Conditional Sentences

Sumber : freepik.com


Mungkin sebagian dari kalian sudah mendapatkan materi ini saat duduk dibangku SMP atau mungkin juga belum. Berikut ini rangkuman materi kalimat pengandaian dalam bahasa inggris atau sering disebut dengan conditional sentences.



Pengertian Conditional Sentences


Conditional sentence sama halnya dengan kalimat pengandaian yang merupakan ungkapan keinginan atau harapan seseorang melalui pemikirannya. 


Seperti halnya kalian mengharapkan naik kelas pada akhir tahun sebagai peringkat pertama di kelasnya.


Jika dalam Bahasa Inggris, kalimat pengandaian diungkapkan dalam conditional sentence. Anda harus memahaminya supaya bisa mengungkapkan kalimat pengandaian menggunakan Bahasa Inggris. 


Selain itu, conditional sentence juga tidak hanya digunakan untuk kalimat pengandaian saja.



Pola Kalimat Conditional Sentence


If + condition, consequence

Atau

Consequence + If + condition

Dari rumus conditional sentence tersebut dapat anda lihat bahwa conditional memiliki dua macam klausa yaitu klausa if dan klausa inti. Klausa adalah….masih ingat kan? If clause digunakan untuk menerangkan suatu kondisi apabila menyebabkan sesuatu yang akan menghasilkan konsekuensi (sebab). 


Sementara main clause digunakan untuk menerangkan konsekuensi tersebut sendiri (akibat).



Tipe Conditional Sentences


Terdapat 4 macam kalimat pengandaian atau conditional sentence yang dapat anda gunakan di dalam. 


Semuanya harus anda pahami agar dapat bisa menerapkannya dengan baik, meski agak sedikit sulit, anda akan senang bila sudah memahaminya. Simak beberapa penjelasan mengenai tipe conditional sentence berikut ini!



Zero Conditional Sentence (Zero adalah Nol, menyatakan suatu kepastian)


Penggunaan conditional sentence zero terbilang masih sangat mudah untuk anda pahami. Bentuk kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan fakta dengan menggunakan rumus “jika…maka”. Seperti halnya dalam kalimat:


“Jika kita memanaskan air sampai 100 derajat celcius maka air mendidih”.

“If we heat the water up to 100 degree celcious, it boils”

 

Kalimat tersebut termasuk zero conditional, hal ini dikarenakan air akan mendidih bilamana dipanaskan sampai suhu 100 derajat celcius.

 

Pola kalimat zero conditional (IF clause nya bisa didepan atau dibelakang) :

Simple present + if + simple present


 Contoh:

·            If it rains, the grass gets wet

·            The grass gets wet if it rains.



Conditional Sentence Type 1 / Future Possible Condition


Kalimat pengandaian yang satu ini masih cukup mudah untuk dipahami dimana kalimat tersebut digunakan untuk mengatakan sesuatu yang mungkin akan terjadi di masa datang jika suatu kondisi atau syarat terpenuhi.


Pola Kalimat:

If + simple present tense, simple future tense (will)

Simple future tense (will) + if + simple present tense


Contoh Kalimat:

·         If I get a scholarship, I will continue studying.

·         If the pandemic is over, I will go overseas.



Conditional Sentence Type 2 / Present Unreal Condition


Menyatakan sesuatu dengan realita atau kenyataan (pada saat sekarang) atau pengandaian yang bisa dikatakan sebagai sebuah khayalan.


Pola Kalimat:

If + simple past tense, past future (would)

Past future (would) + if + past tense


Contoh kalimat:

If I were a bird, I would fly around the world.

(Jika saya seekor burung, saya akan terbang keliling dunia)

Fact/faktanya : I am not a bird. (Saya bukan seekor burung)


Conditional Sentence Type 3/ Past Unreal Condition


Menyatakan sesuatu hal atau keadaan yang bertentangan dengan realita atau kenyataan pada masa lalu.


Pola Kalimat:

If + past perfect (had + been/verb 3), future perfect (would + have + been/verb 3)

Future perfect (would+have+been/verb 3) if + past perfect (had + been/verb 3)


Contoh kalimat:

If I had known about the scholarship, I would have applied it.

(Seandainya saja tahu tentang beasiswa itu, saya pasti sudah melamarnya)


Fact/fakta:

I didn’t know about the information.

Saya (dulu) tidak tahu informasinya, jadi saya tidak melamarnya.



Mixed Conditional Sentence / Kalimat Pengandaian Campuran


Merupakan kombinasi ata gabungan dari conditional sentence type 2 dan conditional sentence type 3. Polanya? Baca lagi bagian diatas ya..


Contoh kalimat:

If you had done your job properly, we would’t be in this mess now.


Sebagai penutup, salah satu ciri kalimat pengandaian adalah digunakannya modal auxiliary atau kata bantu modal seperti will, would, shall dan sebagainya. 


Memahami pola kalimat (nominal/verbal) dengan tenses seperti simple present tense, simple past tense, simple future tense, past perfect tense, past future akan mempermudah dalam memahami, membuat dan menggunakan kalimat pengandaian dalam bahasa inggris.