Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Self-Introduction


Sumber : freepik.com


Untuk kalian yang baru selesai dari jenjang SMP pastinya akan ketemu mapel  Bahasa Inggris lagi yaa...


Mungkin kakak-kakak  sudah tahu nih..


Yasudahlah kalau begitu..


Untuk yang belum tahu mungkin bertanya-tanya kira-kira semester semester 1 nya seperti apa ya? 


Biasanya sih akan dimulai dengan bab self-introduction. 


Tidak jauh berbeda  dengan materi bahasa Inggris yang kakak-kaka pelajari waktu duduk di bangku SMP. 


Eits!  Tapi tetap berbeda dong , karena jenjangnya juga berbeda. 


Beberapa yang sama ya tentunya greetings and partings sedangkan konten perkenalannya tidak jauh-jauh dari introducing oneself and others.


Greetings and partings merupakan suatu ungkapan yang digunakan untuk berkomunikasi (salam jumpa dan salam perpisahan) dengan lawan bicara. 


Hal ini sama saja menjali suatu komunikasi antara satu sama lain untuk membahas suatu hal. 


Sementara introducing yourself and others merupakan ungkapan yang dilakukan untuk memperkenalkan diri sendiri kepada orang lain. 


Keduanya memiliki makna yang berbeda dari segi penyampaiannya.

 

Materi Bahasa Inggris Kelas 10 Semester 1 : Self Introduction


Salah satu praktek self introduction adalah introducing yourself informally..


Setiap orang yang datang ke suatu tempat yang baru tentu harus berkenalan dengan seseorang. 


Siapa tahu ada yang menang olimpiade tetapi tidak suka Bahasa Inggris dan ternyata mendapatkan beasiswa luar negeri.  


Mau tidak mau kakak harus memperkenalkan diri dengan Bahasa Inggris. 


Kalian akan melakukan hal ini sendiri tanpa mengandalkan orang lain untuk memperkenalkan diri dengan orang lain. 


Nah kalau kakak anti banget dengan pelajaran Bahasa Inggris, berikut ini contoh ungkapan singkat informally atau secara tidak formal yang bisa  digunakan:

 


1.    Memperkenalkan diri kepada tetangga baru 


“Good morning! I’m Suga, I live next door.”


"Selamat pagi, saya Suga, saya tinggal di sebelah Anda".


“Hello, I’m Raul. I just moved in here yesterday.”


"Halo, saya Raul. Saya baru pindah kesini kemarin."

 


Bila kakak sudah melakukan perkenalan kepada tetangga, bisa melanjutkan percakapan selanjutnya seperti membahas asal tempat tinggal, berapa saudara, dan lain sebagainya.

 



2.   Berkenalan di suatu instansi setelah lulus 


“Hello, I’m Ayunda. I’m from the Faculty of Engineering.”


"Halo, saya Ayunda. Saya dari Fakultas Teknik."


“Hi, I’m Rafi. I’m a ..... here.”


"Hai, saya Rafi. Saya ....disini."

 

Setelah perkenalan, kalian bisa melanjutkan percakapan yang berhubungan dengan suatu instansi seperti pendapat mengenai instansi, asal sekolah sebelumnya, dan lain sebagainya.

 



3.  Berkenalan ditempat umum


“Hi, I’m Ejo. Do you often go here?”


Hai, saya Ejo. Kamu sering kesini?


“Hi, I’m Febriana. Where are you heading?”


Hai, saya Febriana. Kamu mau kemana?”

 


Untuk perkenalan di tempat umum atau informal, kakak dapat menyebutkan nama seseorang siapa saja tanpa harus mengetahui nama lengkapnya.

 



Topik yang harus dihindari saat berbicara dengan orang baru


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika berbicara dengan orang baru. 


Disini  harus menghindari beberapa topik seperti berikut ini...

 



1.    Menanyakan usia


Jangan sesekali  menanyakan usia kepada seseorang yang baru saja kenal. 


Menanyakan usia merupakan salah satu perbincangan yang kurang sopan. 


Untuk mengetahui usia akan datang secara alam melalui informasi lainnya tanpa harus menanyakan langsung.

 



2.  Menanyakan kepercayaan


Topik seperti ini juga harus anda hindari karena setiap orang memiliki kepercayaan masing-masing. Kakak tidak berhak mengatur atau mempertanyakannya. 


Jika sudah mengenalnya lebih dalam, kakak akan tahu kepercayaan dari rekan bicara nantinya.

 



3.    Menanyakan janji


Setiap orang biasanya memiliki sebuah janji untuk bertemu dengan seseorang..


 Kakak tidak perlu menanyakan seputar hal ini kepada orang yang baru saja kenal. 


Hal ini akan membuat seseorang yang ditanyakan sedikit resah karena tidak bisa berbicara secara efisien..


Topik seperti ini harus dihindari jika bertemu dengan orang baru..